Nasyid Urang Kutai Loleng

Slide Urang Kutai Loleng

Widget Slideshow

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 06 November 2020

LOPPAT !!! Emosinya Urang Kutai


Siapa yang tak pernah marah ? Kini tak ada seorang pun di bawah kolong langit ini yang tak pernah marah. Namun dalam mengungkapkannya banyak yang memilih cara yang berbeda. Tak terkecuali Orang Kutai. Selain mimik muka yang tetiba memerah, mulutpun tak kuasa membendung untuk ikut campur. Ungkapan lisan yang menandakan seseorang menjadi naik pitam.

Loppat, adalah kata umum yang diungkapkan oleh orang kutai tatkala marah. Loppat tidak memiliki arti yang khusus seperti kata-kata yang lain. Kata ini sekedar ungkapan seseorang yang emosi. Perilaku orang yang mengucapkan "Loppat" disebut Telet. 

Pada perkembangannya kata Loppat mengalami pergeseran, yaitu apabila emosi ditujukan kepada orang yang lebih 'dikhususkan' bisa berubah menjadi Loppet, Loppes, Loppai atau ketiga kata tersebut ditambah O di depan katanya, Oloppet, Oloppes, Oloppai.

Enam kata terakhir lebih diplomatis untuk digunakan ketimbang Loppat yang lebih mengarah kesal dan marah kepada orang lain. Enam kata terakhir bisa diungkapkan untuk bereaksi terhadap kondisi dan keadaan yang tidak diinginkan.

Contoh penggunaan pada dua keadaan berbeda berikut ini:

Misal seorang yang memerintahkan orang lain untuk mengerjakan sesuatu namun tidak terpenuhi,

"Loppat, apa nde kula krajekan suruhanku?" (arah marahnya langsung kepada orang yang dituju)

"Oloppes, nde krajekannya dikit?" (lebih mengarah kepada menyesali keadaan)

 Bagaimana menurutmu? Apa yang ada keliru? Yuk diskusi serta saran dan kritiknya!!!

Salam Urang Kutai Loleng

Rabu, 28 Oktober 2020

4 Kata Bahasa Kutai bermakna Makan


 Tak berbeda banyak dengan bahasa di daerah lain, Bahas Kutai juga memiliki penggunaan kata yang berlainan dalam berbahasa untuk menunjukkan kepada siapa dan dalam kondisi apa berkomunikasi.


Seperti dalam memgungkapkan Makan terhadap seseorang, Bahasa Kutai memiliki tingkatan seperti halnya Kromo Inggil dalam Bahasa Jawa. Uniknya berbeda dengan bahasa jawa yang peruntukkan lebih fokus kepada siapa lawan yang diajak bicara, bahasa Kutai dalam hal ini lebih fokus kepada keduanya, yakni siapa dan dalam kondisi apa dia berbicara, dalam hal ini menunjukkan emosi kemarahan.


Kata Makan adalah kata yang paling halus dan lembut yang digunakan. Umumnya dalam kondisi santai dan kepada orang yang kita tuakan.

 Contoh " Ontal hajje leh mun handek makan, pati besupanan deh" (artinya: Silakan makan, gak usah malu!)

Mbentas, lebih kasar dari Makan. Digunakan pada kondisi sedikit marah disebabkan pelaku buruk anak atau orang yang lebih muda.

Contoh " Gesak hajje tangannya kappit ka kleyak, Mbentas maha lang polah kula ari-ari" (artinya: Kamu bisanya cuma malas-malasan, makan saja kerjaannya setiap hari.)


Mrojek, lebih kasar dari Mbentas. Mrojek berarti makan, namun lebih fokus pada kaifiyat makan, cara makan yang brutal. Ingat kesah Ongo mberi makani anak cucu Pargesi.

Contoh " Mana tuanya saneh side Mrojek anu nde beik, kana karrum tangan beru side nya ngatakkoh." (artinya: biarkan saja mereka makan sesuatu gak halal itu (barang curian,  misalnya), kalo keciduk baru sadar.)


Majoh, inilah puncak dari kemarahan seseorang dalam mengungkapkan makan.


Bagaimana menurutmu? Ada yang tertinggal dalam pembahasan kali ini? Saran dan kritiknya tetap ditunggu.


Salam Urang Kutai Loleng


Selasa, 27 Oktober 2020

Siapa sebenarnya Deloi ?

 


Siapa sih di antara etam yang tidak pernah mendengar kata Deloi? Deloi biasanya ditujukan untuk anak perempuan. Baik itu diucapkan oleh teman sebaya, hingga orang tua sendiri.


Deloi diucapkan tatkala orang merasa jengkel pada seseorang karena hal 'bodoh' yang dilakukan. Misal, seseorang yang menumpahkan minuman di atas parlak atau tikar purun yang susah dibersihkan. Spontan orang di sekitar bersorak, "Deloi nya, blembek kali ranam ka tikkar."


Lantas siapakah sebenernya Deloi? Kenapa seseorang yang berbuat hal "bodoh" seketika disebut Deloi?


Julukan Deloi bukanlah julukan permanen seperti julukan gelar nama yang lazim di masyarakat Kutai, melainkan ucapan spontanitas seseorang sebagai reaksi terhadap kejadian yang berlangsung.


Deloi sendiri adalah tokoh fiksi dari cerita rakyat yang beredar di masyarakat Kutai. Deloi adalah satu dari karakter Kesah Aji Phatu. Deloi adalah istri dari karakter antagonis cerita ini, yaitu Aji Jewa. 


Dalam kisah ini, Aji Phatu digambarkan sebagai orang yang bijak nan cerdik serta sakti mandraguna. Aji Phatu memiliki ibu yang bernama Thani, adik dari Aji Jewa. Itu artinya, Aji Jewa adalah patuan dari Aji Phatu, dalam hal ini Tua nya.


Aji Jewa memiliki karakter yang jenaka, konyol dan pelit. Begitupun dengan istrinya, Deloi yang juga jenaka, polos dan konyol.


Jadi, tahu kan maksudnya kenapa kamu disebut Deloi?

Yuk lestarikan Bahasa Kutai!

Salam Urang Kutai Loleng.

Kamis, 22 Oktober 2020

DEMMAK, Kata yang Hilang

 


Dalam hubungan pergaulan antara anak dan orangtua tak terelakkan hubungan emosi yang kuat selain hubungan pertalian darah. Seringkali dalam bahasa tubuh maupun lisan ada komunikasi khusus yang hanya lingkup mereka saja yang mengerti. Tak terkecuali dalam memanggil, atau menggelari/menjuluki orang tersayang.


Di dalam bahasa Kutai, memanggil/menyebut nama orang tua adalah sesuatu yang tabu dan sangat tidak sopan. Maka dari itu, bahasa Kutai memiliki tatanan tersendiri dalam berkomunikasi, terutama dalam hubungan yang muda dengan yang tua.


Dalam interaksi dengan orang tua pun budaya kutai sangat berhati-hati, agar menimbulkan rasa saling menghargai. Semisal memanggil orang yang lebih tua, Nama orang tersebut diganti dengan julukan lain, misal Busu, Ambok, ataupun Tuwa atau Uwak. Pun demikian terhadap orang tua sendiri. Mamak untuk orang tua yang melahirkan, Bepak untuk sang kepala keluarga. Dalam hal yang lebih kuno dan tradisional misal dipanggil dengan sebutan Demmek untuk Mamak dan Demmak untuk Bepak.


Pada akhir-akhir ini kalimat julukan Demmak untuk kata ganti Bepak sangat langka digunakan, bahkan sudah ditinggalkan. Demmak terasa sangat asing di telinga, dan akan semakin hilang tatkala orang tua tak lagi mengenalkan kata ini pada yang lebih muda.


Selain itu kata Demmak terkesan negatif. Sebab kata ini sering digunakan untuk kata memarahi anak yang nakal dengan meninggikan derajat anak tersebut untuk kemudian 'disindir'. Dalam hal ini sering digunakan untuk kalimat-kalimat Sarkasme. 


Misal, 

Apa ge lang pe'el de Busu nya camia!

Si Demmak ngia nga, telekki hak besohan kau tumpahkan saneh. Rocet kali ngia !


Bagaimana menurut anda fenomena Bahasa Etam yang mulai terlupakan ini? Yok etam lestarikan Besa Kutai !


Salam Urang Kutai Loleng.

Selasa, 20 Oktober 2020

Apa itu (be )Panamman ?




Di lingkungan masyarakat terutama yang masih kental dengan aroma kekerabatan semisal di perkampungan, tentu saja kegiatan saling mengunjungi satu sama lain masih terjaga. Dibanding masyarakat di perkotaan besar yang cenderung "selfish", saling bertegur sapa sekedar menanyakan kabar masih lekat di masyarakat perkampungan.


Tak terkecuali di daerah ulu Mahakam, Kota Bangun dan sekitarnya. Ragam komunikasi dengan sesama memiliki banyak alteratif, baik itu berkomunikasi dengan teman sebaya bahkan dengan orang yang lebih tua, atau hanya sekedar menghormati seseorang.


Diantara komunikasi elegan masyarakat perkampungan adalah dengan tidak menyebut secara langsung nama orang yang diajak berbicara. Misal, seseorang tersebut memiliki anak bernama Hafizha. Maka yang disebut bukan lama nama orang tersebut, melainkan dengan sebutan "Mamak Hafizha" atau " Bepak Hafizha". Begitu juga terhadap 'Patuwan' anak tersebut, misal "Uwak Hafizha" atau "Ambok Hafizha".


Di dalam masyarakat Kutai, perilaku dan fenomena seperti ini disebut Be Panamman. Kini, kebiasaan ini mulai terkikis dengan gaya komunikasi yang mulai mengadopsi tanpa filter yang baik terhadap budaya yang kurang baik.

Kamis, 21 September 2017

Cara Membuat Latihan Soal Menggunakan Quiz Maker

Assalaamu'alaikum Gaes ! Di saat era digital gini pastinya dong kita gak mau ketinggalan dari yang lain. Begitu juga bagi kita yang berprofesi sebagai pendidik alias guru. Cara kreatif dan komunikatif dalam proses belajar mengajarpun harus selalu kita update. Hal ini agar kebutuhan para peserta didik dari tahun ketahun mengalami peningkatan. Berpuluh tahun lalu cara mengajar dengan tutur kapur adalah hal biasa, apalagi Metode CBSH ( Catat Buku Sampai Habis) adalah hal lumrah dan wajar. Tapi kini, dengan berseliwerannya berbagai macam gadget dan akses internet membuat cara mengajar Konvensional tersebut mulai ditinggalkan.

Nah, kali ini ane mau bahas penggunaan aplikasi yang umum digunakan oleh Guru Kekinian dalam pembelajaran, khususnya dalam evaluasi pembelajaran atau latihan soal. Banyak aplikasi Open Source alias gretongan bo ! Macam Hot Potatoes atau Quiz Maker.

Khusus kali ini ane mau berbagi tips menggunakan Quiz Maker dalam membuat latihan soal. Apa sih itu Quiz Maker ? Itu lho, aplikasi buat soal bukan hanya soal bentuk narasi, bisa juga kita menyisipkan gambar, audio/rekaman bahkan video. Tipenya juga bukan hanya pilihan ganda, ada juga True or False bahkan Multiple Response (Pilihan jawaban benar lebih dari satu). Langsung aja ya ! 

Jika belum punya aplikasi ini maka langkah awal mesti download dulu ya gaes ! Download Quiz Maker 
Pilih yang Free aja gaes, lalu install deh ! (Pastiin Punya kuota ya!)

1. Jika sudah ter-Install, maka bukalah file tersebut
2. Jika muncul seperti ini

3. Berikutnya adalah kita pilih model soal, tinggal klik Multiple Choice jika ingin soal bertipe Pilihan Ganda, atau True/False bertipe benar salah atau Multiple Response jika ingin tipe pilihan benar lebih dari satu.

4. Jika memilih tipe Multiple Choice maka tampilan muncul adalah seperti ini

5. Jika memilih tipe True/False maka tampilan muncul seperti ini

6. Jika ingin menyisipkan gambar pada soal. Klik yang dilingkari, kemudian pilih gambar yang kita inginkan di PC masing-masing

7. Jika ingin menyisipkan gambar pada jawaban. Klik yang dilingkari, kemudian pilih gambar yang kita inginkan di PC masing-masing

8. Jika ingin menyisipkan Audio atau Video pada soal. Klik yang dilingkari, kemudian pilih file audio (format mp3) atau video (format MP4) yang kita inginkan di PC masing-masing

9. Jika sudah selesai, maka kita bisa mem-Preview hasil kerja kita dengan mengklik Preview

 Sehingga hasilnya seperti ini

10. langkah terakhir adalah menyimpannya. Klik Publish sehingga muncul seperti gambar, beri nama sesuai yang kita inginkan. Kemudian klik tombol Publish pada kotak dialognya.

11. Hasil kerja kita bisa kita cari di My Document -> Folder Quizzes-> Quiz (nama file kita). Format file kita berupa swf, membukanya dengan menggunakan GOM Player atau Flash Flayer, atau SWF Player.

Download GOM player di sini
12. Jika kita tidak punya, maka kita bisa membuka hasil kerja kita tadi di browser kita. Caranya adalah klik file Index di tempat yang sama hasil kerja kita tadi. Klik kanan lalu open with kemudian pilih browser default kita. Catatan, browser kita minimal sudah ter-install flash player


Demikian tutorial Quiz Maker kali ini, Selamat Mencoba !!! By Urang Kutai Loleng


Jumat, 14 Juli 2017

Beonjon Tradisi Tempo Dulu saat Menidurkan Anak

Bayi yang  dionjon

Seorang ibu dengan segala kelembutan yang ia miliki ternyata memiliki tugas yang sangat berat terhadap suami maupun anaknya. Tatkala sang suami berangkat meninggalkan rumah, maka tugas sang istrilah untuk menjaga harta dan anak sang suami. Dari memasak, membersihkan rumah hingga harus memastikan keadaan sang anak dalam keadaan yang baik. Semakin bertambah majunya kehidupan saat ini para ibupun memiliki tugas yang semakin berat, terutama saat menjaga perilaku dan akhlaq sang anak. Kita masih ingat ketika masa kanak-kanak dulu, saat kita sedang asik bermain, namun tiba-tiba ada ibu kita menyuruh pulang untuk tidur siang. Walaupun kita pulang dengan terpaksa, toh Ibu sudah berhasil secara tidak langsung mendidik kita agar patuh pada perintahnya. Kini yang menjadi masalah terbesar seorang ibu adalah, saat bayi atau balitanya yang susah diajak kompromi. Masa kini banyak bayi atau balita yang sudah dicekoki dengan berbagai macam gadget, sehingga Ibu menjadi khawatir akan tumbuh kembang buah hatinya tersebut. Apalagi saat jam tidur buat si anak sudah tiba. Sangat susah disuruh tidur tatkala mereka asik dengan kegiatannya.

Anak manakkan sadengan tidur dionjon
Secara Masyarakat Kalimantan memiliki metode tersendiri saat ingin menidurkan anaknya. Masyarakat suku Kutai khususnya, dengan kearifan lokalnya memiliki solusi dalam hal ini. Sejak berabad-abad lalu tatkala ingin menidurkan si buah hati, para ibu suku Kutai menidurkan anaknya dengan cara Dionjon (kata bendanya Beonjon).

Beonjon berasal dari kata onjon, yang memiliki arti menidurkan anak dengan cara mendudukkannya di dalam ayun dengan menopangnya dengan mengikatkan kain. Adapun cara mengikatnya memiliki teknik tertentu. Kain dililitkan di sekitar dagu anak sampai di bagian belakang anak, termasuk bagian belakang kepala, punggung hingga pinggang. Mengikatnya dengan memperhatikan kadaan anak agar tidak tercekik.

Di dalam bahasa Kutai kata Onjon memiliki struktur kata sebagai berikut :
Kata dasarnya adalah Onjon , memiliki turunan kata Beonjon, Onjonan menandakan kata keterengan berupa benda atau sifat. Sedangkan Ngonjon, dionjon merupakan kata kerjanya, khusus kata Onjon (dengan intonasi sedikit naik dalam melafalkannya) menunjukkan kata kerja perintah.

Anak yang tidurnya dionjon akan mendapatkan kualitas tidur yang baik. Beonjon juga bisa membuat anak rewel menjadi tenang dan mudah ditidurkan. Kalian pernah dionjon ? Apakah kalian bisa Ngonjon ?

Amun ngkanak tidurkan beonjon, nyaman hak demmek betapassan kan jerrang. Agi muden nyawa ittu krassan ngasoh adi nyawa ye dionjon. Tukang umbes buweknya, tukang hapus buritnya kutnya kattap nyamok. Semoga bermanfaat. Salam Urang Kutai Loleng,  


Selasa, 21 Maret 2017

Menyikapi Ungkapan "Sepu" "Sempang" "Sengkut" "Teus"


Bagi Kamu yang bertempat tinggal di daerah Kota Bangun dan sekitarnya pasti pernah mendengar ungkapan-ungkapan seperti "Sengkut" , "Sepu", "Sempang" , "Teus", "Teggus" dan lain-lain. Huruf 'e' yang terdapat pada Ungkapan tersebut dibaca sama dengan huruf 'e' pada kata 'Kenapa'.

Kamu juga biasanya(kebanyakan) mengungkapkan ungkapan tersebut diselingi dengan lelucon bahkan sindiran bahwa ungkapan tersebut berasal dari daerah atau kampung tertentu. Padahal jika kita arif dan bijaksana dalam menyikapi hal ini, tak patut rasanya kita bernada mengejek salah satu dialek dari Bahasa Kutai ini. Padahal ini merupakan salah satu kekayaan dari Bahasa dan Budaya Kutai itu sendiri, bahkan bisa jadi karena kekurangan pengetahuan kita akan Kayanya Bahasa Kutai, makanya kita menjadi apatis dengan dengan fenomena ini. Sebagai orang Kutai, seharusnya kita melestarikan dialek seperti ini, juga berusaha mempelajari kembali dialek Muhuran seperti, "Nde Ku nelek Burung Tarabeng".

Benang merah permasalahan ini adalah apa sih makna dari "Sengkut" , "Sepu", "Sempang" , "Teus", "Teggus" itu ? Yuk Etam Behas sama-sama.

Jika menilik lebih dalam ungkapan-ungkapan keren di atas bisa kita bagi menjadi beberapa bagian berdasarkan jenis katanya, Kata Kerja , Kata Benda dan Kata Sifat.
1. Kata Kerja, "Sepu" ungkapan ini memiliki makna yang sama dengan kata kerja, "Besapu" dengan imbuhan 'Be' yang memiliki arti 'Menyapu'. Kata 'Sepu' berganti dengan 'besapu' pada dialek tertentu boleh 'besepu'.
2. Kata Benda, "Sapu" bisa menjadi kata kerja jika (biasanya) huruf  pertama dari kata benda lebih ditekan (intonasi) saat mengucapkan. Dari kata 'sapu' menjadi 'Ssapu" contoh pada kalimat, "Ssapukan ge rotok ngia!", biasanya menjadi kata kerja perintah. Perubahan kata ini juga biasanya diimbuhi -kan di akhir kata. 
3. Kata Sifat, "Sengkut", "Sempang" "Teus" dan "Teggus". Kata sifat ini biasanya bisa memiliki makna yang sama dengan kata dasar yang berimbuhan 'be' dan 'ta' atau bahkan kata tersebut berdiri sendiri. Contoh kata "Teus" memiliki arti yang sama dengan "Betaus", "Sengkut" memiliki makna yang sama dengan "Tasangkut",  "Sempang" memiliki makna yang sama dengan "Tasampang", contoh kata yang beridiri sendiri adalah "Teggus".

FYI : imbuhan 'Be' memiliki makna yang berbeda lho saat penggunaannya. Ada yang bisa menyebutkan apa itu ??? Silahkan kirimkan jawaban Anda ke wall/Time Line Fans Page Facebook: Urang Kutai Loleng. Akan ada hadiah Pulsa untuk 2 orang yang beruntung, masing-masing Rp. 5000. Dellit hak !


Jumat, 17 Maret 2017

Istilah Busu dan Ambok Untuk Bentuha Zaman Dahulu

Arawah de Dennek Be pupur besah

Jika kita menilik kembali pergaulan zaman dahulu, khususnya yang terjadi di dalam Masyarakat Kutai bisa kita jumpai penggunaan istilah yang ketika kita gunakan saat ini akan terasa aneh dan tabu. Khususnya seorang menantu kala memanggil mertuanya dengan sebutan 'Ambok' atau 'Busu' bahkan dengan sebutan 'Tua' bukan dengan sebutan 'Bapak' atau 'Ibu'.

Masyarakat Kutai tempo dulu sangat erat bahkan sangat sulit untuk meninggalkan tradisi atau budaya "Besusur Purus". Purus adalah status hubungan atau silsilah kekeluargaan seseorang dengan orang lain. Status ini bisa jadi berubah jika kedua orang tua memiliki jalur silsilah keluarga maupun status yang berbeda. Misalkan si Ongo di pihak Ayahnya memiliki hubungan Busu ke Aji Jewa, tapi jika 'disusurri' di pihak ibunya, maka Ongo 'be Annek' ke Aji Jewa. Di dalam adat Kutai istilah ini disebut 'Taprumpak ka Purus'. Fenomena seperti ini sangat membuat bingung generasi muda Kutai saat ini, namun jika mereka bijak dan mengerti maka fenomena ini tidaklah hanya sebatas kekayaan budaya Kutai itu sendiri.

Di dalam kasus lain misalnya ada seorang Lelaki yang menurut Purusnya menikahi cucunya sendiri, maka hal ini menyebabkan ada perasaan tidak enak atau canggung bagi keturunannya kelak. Jika 'umpat' ke Purus 'Annek Laki' nyabbut 'Tua', tapi jika 'umpat' ke Purus 'Annek Bini' maka nyabbut 'Annek'.

Begitu juga saat seorang Lelaki yang mempersunting seorang Wanita yang jika ditelisik lebih jauh ternyata memiliki hubungan 'Sepupu Jauh', maka sang Lelaki tadi memanggil kedua mertuanya dengan sebutan "Busu"/"Ambok" atau "Tua", jarang hingga tabu jika memanggilnya dengan sebutan "Ayah" atau "Ibu".

Makanya etam delam tradisi Kutai ni ade istilah "Besusuran Purus" mun nde kutnya hak kalla nde pa jehhat, taprumpak ka kula nyawa jugge !

Kesah Ranyau :

"Mbeko, Su !" , "Nde Pitis !" , "Hali Su !", "Pulangkan anakku mpagi yoh !" , "Nde Jedi Su !"

Maksudnya ialah , Mbeko di sini maksudnya Merokok, bukan makan (Mbekko), si menantu salah sabbut atau mertuanya yang gagal paham. Ini adalah salah satu anekdot Bahasa Kutai Beheri.
Salam Hangat Urang Kutai Loleng !


Jumat, 10 Maret 2017

Pembahasan Soal Ujian Besa Kutai Tempo Anu (Bagian 2, No 6-10)

Pamadeh Kuitan

Maaf Mbok, Su, Tua, Dennek, Boyok, delaman brepa hari ni sadengan dodongannya, makanya nde depat update kesah Ujian etam ni. Ka postingan ye tempo anu, lah etam behas soal no 1 sampai no 5, kali ni etam lanjutkan nomor 6 sampai 10.

6. Ongo mengalami hari yang berat, terlihat dari wajahnya yang lesu, sebutan yang pas untuk Ongo adalah?
    Pembahasan :
    a. Oheng -> prasaan urang kagile lohai kussut kan ade ye benyak dikrajekan.
    b. Osok -> prasa nde mana kliur, handek kan anu ye bheru
    c. Heos -> Prasa inde betenage, biesanya urang soyong
    d. Soyong -> prasa dodong gesak inde makan
    e. Rodo -> urang ye telek nade beneh betenage kan nade besamangat
        Jadi jawaban yang paling tepat adalah, a. Oheng
7. Jeje khas Kuttai ye molahnya denga cara bepeleng ?
    Pembahasan :    
    a. Mbesung -> Bedeek mbesung nde ye mia polahannya !
    b. Amparan Timpas -> Karena Amparan Tattak terlalu mainstream. Molahnya inde bepeleng
    c. Kicak ->Jeje ye dipolah makai gleppung dirusi kan ranam mhammong beruka dipelengi njedi  bullet tagek gulik, beru ka kandeng, bueti kan gule habeng kan parutan nyiur
    d.Kayu Apu -> amun putu agi ge hak deket
    e. Klompat -> jeje ye amun dimakan tahu handek jekkat ka tongap, bungkus ka deun pissang beru ka ditaus
        Jedi jewaban ye paling pas, c. Kicak
Handek tahu kesah Kicak ? Klik Kicak dan Lappon makanan Urang Loleng
8. Su Ayus nunui kayu ye nde ti mau tunu disebut?
    Pembahasan:
    a. Ngincah -> lain ge pade kagiatan nunu,
    b. Mroncah -> sari-sari handek sama kan ngincah
    c. Nduru ->Nunui anu ye nde mau gesseng
    d. Ngasak -> hati-hati mun ngasak , takutnya tatandek ka bettis
    e. Ngigeli -> ni pa bejogetan
    Jadi jawaban yang tepa adalah c. Nduru
9. Istilah yang tepat untuk mengluarkan kotoran dari dalam hidung menggunakan Jriggi adalah ?
    Pembahasan : 
    a. Ncallup -> namakan anu ka delam ranam
    b. Nggomet -> ngower 
    c. Ngower -> nggomet
  d. Ndonges -> ngluarkan donges (kotoran hidung), kata bendanya Donges, kata kerjanya ndonges/mendonges/dongesi/ndongesi
   e. Ncocok -> ye je urang laut ge, menusuk
    ye tepat adalah d. Ndonges
10. Nelek urang lain lalu mengomentari disebut . .
    Pembahasan :
    a. Numpalakki ->Mulangkan carangan jehat urang
    b. Mhedo -> ngomentari urang jehat betarrus
    c. Be erohan -> apanya hajje polah urang komentari betarrus
    d.Mlampai -> nyabutti urang macam-macam
    e. Hunya -> nde tahu ge leh
    Jedi jewaban ye pas adalah c. Be erohan

Pambehasan soal ye duddi tempo anu bila pa kalla :D . Telekki betarrus kesah ka blog nginni supaya etam sama-sama pade depat blejer. Gela saran kan kritik atawa pamadeh lain, Kami tunggu. Salam Hati Mhammong, Urang Kutai Loleng.

Senin, 27 Februari 2017

Pembahasan Soal Ujian Besa Kutai Tempo Anu (Bagian 1, No 1-5)

Oiii Mbok, Su, Tua, ! Kitta maseh ingat kan soal ujian besa Kutai tempo anu ? Soalnya ngia benyak ye ranyau. Tapi ngia singhaje dipolah, supaya etam depat sama-sama ingat kan melesatarikan besa etam beheri. Benyak diantaranya besa etam ngia inde kana pakai lagi, paro ade ye suppan, paro lagi memang ade ye nde ti tahu. Be besa Kutai ye beneh kan beik harus tatap etam junjung prinsip ni, "Carangan amun lah kluar pade sungut etam, urang lain ye brempu" , artinya etam harus berhati-hati amun handek mlabuh ka carangan. Aku jugge handek padeh, apa nggesak ni dicampur dengan besa Indonesia, supaya nde pati jerreh soalnya. Kalla amunlah makai besa Kutai, beru kacabean , ngatakkoh, langngom muha. :D

Etam hak, mbehas jewaban soal tempo anu. Yokkk !!

1. Sabutan ye pas untuk urang jelan lalu tatandeng ka anak tunggurran, lalu takrabeh nuju hadepan?
    Pembahasan :
    a. Tajrungkup -> nginni memang artinya rabbeh nujju hadepan tapi apabile etam telekki ye nggesak lain ge         tatandeng ka anak tungguran, depat hal lain, lain spesifik karena tatandeng.
    b. Tadehup -> takrabbeh lalu muhanya takanna ka anu, bisa karena Takrumpak (Ingat Video Kuntet               urang Ndemaran)
    c. Taponggeng -> lain jetu nujju hadepan, tapi sebaliknya, parak sama maknanya kan Tajrengkang
    d. Tatendol -> takrabbeh gesak tasepak ka anu, tapi kadeng juge inde sampai takrabbeh, hanya sebatas           Takliwak. 
        Jadi jawaban yang paling tepat adalah, d. Tatendol
2. Sebutan untuk noda hitam yang terdapat pada slawar ye blemmap ?
    Pembahasan :    
    Sebelumnya etam ketahui dulu arti blemmap. Blemmap artinya anu ye besah tapi ada kecenderungan           untuk mucahkan. Contoh slawar blemmap artinya slawar ye dipucahkan besah (baca: lembab), kata kerja     dari kata ni ielah Mlammap, kata perintahnya, Lammap.
    a. Deke -> anu hittam ye jekkat ka beden, uje urang ge "sel kulit mati" tapi apa bile ye jekkat nampak               beneh biesanya di leher disebut dengan istilah Jrennat.
    b. Tahi Mannan -> anu hitam ye ade ka slawar atau beju, biesanya gera-gera nongkai blemmap.
    c. Agew -> anu putih ye depat etam telek parak beber urang (delam kasus lain sampai nglilingi jengking),           ni nggesak amun urang tidur sambil mledeh, tambehnya hak pulang mrengnga.
    d. Eratan -> ujje urang laut ge "iritasi" kulit bieasanya di daerah prengkangan, kleak dan di anu ye lainnya.         Ye nggesak biesanya makai slawar atau beju ye blemmap, gesak mandian koan gile !
    e. Noda Singkadi -> hau singkadi gesak nongkai geges. Singkadi penyakit legendaris urang laki, biesanya         njedi peramal cuaca, amun handek hujen, getalnya nde mberi beik.
        Jedi jewaban ye paling pas, b. Tahi Mannan
3. Hal yang akan terjadi ketika sudah memberi namun diambil kembali ?
    Pembahasan:
    a. Borot -> anu nya bepore, biesanya gesak sungut mrotak atau bussung. Tapi paro nyabbut Borot beik,           ew !
    b. Bussung -> nginni benyak macam belangnya, depat borot, njedi ranyau, ataupun mledeh.
    c. Buruk Sikku -> amun etam ngancung apa hajje, pusnya alak pulank, nde pa lain amun nde buruk sikku.         Sikunya urik (nambehi mahha ni)
    d. Lengek -> palanya mereng kiwa atau kanan. 
    e. Kepat -> betisnya cacat, lebih para daripada Kenjek
    Jadi jawaban yang tepa adalah c. Buruk Sikku
4. Si Ongo makan tigu Biewan tigeh malam, hal yang akan dialaminya ketika di pagi hari ?
    Pembahasan : 
    Sebenehnya jewabannya ni hal ye depat mungkin terjedi gela. Mungkin depat etam urutkan.
    Pertama, Parut nglitar, ujje urang laut ge mules, amun mahut beneh kan nde depat ditahani lagi habis ngia       beru Taceret, biesanya desak Kantut, tapi ade anu ye numpangi (blemmap bur*t). Habis tu amun payah         beneh beru hak Taphera, nginni ye mahut benneh, sampai ka Beradek ka Tilam, amun iye Taphera tigeh       tidur. Habis ngia beru hak Nappas ka Slawar ye diherai
    Soal koh ni bermaksud hal minimal ye akan tarjedi, ye tepat adalah b. Parutnya Nglitar
5. Sebutan bagi orang yang suka mengumpat dengan kata kotor adalah ?
    Pembahasan :
    a. Hobi Belempa -> Belempa artinya nyabutti anu ye nde beik ka urang. Biesanya dengan "melecehkan"           Kata kerjanya adalam mlampai, lampai
    b. Patoh -> sungutnya nde ta rim lagi naybbut anu ye nde beik
    c. Mrotak Sungut -> sungutnya nongkai nyabutti anu ye nde beik, sungutnya penuh noda patoh. Mrotak           sungut bisa Hobi Belempa, Patoh, depat jugge karena Gile Bussung. Telekki hak urang ye ranyau !
    d. Urang Gile Bussung -> Ingati hak ! Bussung benyak belangnya.
    e. Betul gela
    Jedi jewaban ye pas adalah e. Betul Gela

   Untuk Samantara beru depat 5 soal dulu dibehas, jriggiku ku lohai ngatik. Dudi hari pulang hak yoh ! Salam Jonok selalu, Urang Kutai Loleng. Bereyakkan leh ka rummah ! :D

Sabtu, 11 Februari 2017

a7cb241cfaabf93e8790051c5358ce37.txt

a7cb241cfaabf93e8790051c5358ce37.txt
a7cb241cfaabf93e8790051c5358ce37

Minggu, 11 Desember 2016

PROFIL SMA NEGERI 1 KOTA BANGUN 2016 BARU

Sabtu, 17 September 2016

Meriahnya News Reading Contest di SMA Negeri 1 Kota Bangun






Salah satu program Sekolah Rujukan Nasional adalah Gerakan Literasi Sekolah. Gerakan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca seluruh kalangan, terlebih lagi anak-anak usia sekolah. SMA Negeri 1 Kota Bangun sebagai sekolah rujukan nasional,

Minggu, 11 September 2016

Kicak dan Lappon Makanan Khas Orang Kutai

Kicak

Sajian populer yang diminati Masyarakat Kutai ketika menjelang hari besar keagamaan dan hari besar lainnya adalah Jajanan Kicak dan Lappon.

Sabtu, 10 September 2016

SMA Negeri 1 Kota Bangun Menjadi Finalis di Ajang Broadcasting School Fest 2016

SMAN 1 Kota Bangun di ajang Broadcasting School Fest Tenggarong


Berbagai macam prestasi berhasil dituai oleh SMA Negeri 1 Kota Bangun dalam waktu hampir bersamaan di akhir-akhir ini. Setelah berhasil menyabet

Sabtu, 20 Agustus 2016

SMA Negeri 1 Kota Bangun, Sekolah Rujukan Nasional

SMA Negeri 1 Kota Bangun Sekolah Rujukan Nasional

Setelah melalui proses yang begitu panjang akhirnya SMA Negeri 1 Kota Bangun terpilih sebagai sekolah rujukan Nasional. Dari belasan ribu sekolah di seluruh nusantara hanya

Kamis, 11 Agustus 2016

Slumbeng, Tempat Bekal ala Orang Kutai

Pak Bahruddin Membuat Slumbeng

Berada jauh dari pusat kota, membuat masyarakat suku Kutai harus berpandai diri dalam memenuhi kebutuhannya setiap hari. Kebutuhan akan perabotan rumah tangga yang sangat besar namun

Rabu, 03 Agustus 2016

Langkah Praktis Menyusun PTK ( Bagian 1)

Skrips PTK ane setebal 370 halaman

Salah satu bagian terpenting saat kuliah adalah ketika menyusun Skripsi. Banyak Ilmu dan pengalaman yang akan kita peroleh di dalam proses ini. Dari belajar membuat proposal sampai melatih