Nasyid Urang Kutai Loleng

Slide Urang Kutai Loleng

Widget Slideshow

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 21 September 2017

Cara Membuat Latihan Soal Menggunakan Quiz Maker

Assalaamu'alaikum Gaes ! Di saat era digital gini pastinya dong kita gak mau ketinggalan dari yang lain. Begitu juga bagi kita yang berprofesi sebagai pendidik alias guru. Cara kreatif dan komunikatif dalam proses belajar mengajarpun harus selalu kita update. Hal ini agar kebutuhan para peserta didik dari tahun ketahun mengalami peningkatan. Berpuluh tahun lalu cara mengajar dengan tutur kapur adalah hal biasa, apalagi Metode CBSH ( Catat Buku Sampai Habis) adalah hal lumrah dan wajar. Tapi kini, dengan berseliwerannya berbagai macam gadget dan akses internet membuat cara mengajar Konvensional tersebut mulai ditinggalkan.

Nah, kali ini ane mau bahas penggunaan aplikasi yang umum digunakan oleh Guru Kekinian dalam pembelajaran, khususnya dalam evaluasi pembelajaran atau latihan soal. Banyak aplikasi Open Source alias gretongan bo ! Macam Hot Potatoes atau Quiz Maker.

Khusus kali ini ane mau berbagi tips menggunakan Quiz Maker dalam membuat latihan soal. Apa sih itu Quiz Maker ? Itu lho, aplikasi buat soal bukan hanya soal bentuk narasi, bisa juga kita menyisipkan gambar, audio/rekaman bahkan video. Tipenya juga bukan hanya pilihan ganda, ada juga True or False bahkan Multiple Response (Pilihan jawaban benar lebih dari satu). Langsung aja ya ! 

Jika belum punya aplikasi ini maka langkah awal mesti download dulu ya gaes ! Download Quiz Maker 
Pilih yang Free aja gaes, lalu install deh ! (Pastiin Punya kuota ya!)

1. Jika sudah ter-Install, maka bukalah file tersebut
2. Jika muncul seperti ini

3. Berikutnya adalah kita pilih model soal, tinggal klik Multiple Choice jika ingin soal bertipe Pilihan Ganda, atau True/False bertipe benar salah atau Multiple Response jika ingin tipe pilihan benar lebih dari satu.

4. Jika memilih tipe Multiple Choice maka tampilan muncul adalah seperti ini

5. Jika memilih tipe True/False maka tampilan muncul seperti ini

6. Jika ingin menyisipkan gambar pada soal. Klik yang dilingkari, kemudian pilih gambar yang kita inginkan di PC masing-masing

7. Jika ingin menyisipkan gambar pada jawaban. Klik yang dilingkari, kemudian pilih gambar yang kita inginkan di PC masing-masing

8. Jika ingin menyisipkan Audio atau Video pada soal. Klik yang dilingkari, kemudian pilih file audio (format mp3) atau video (format MP4) yang kita inginkan di PC masing-masing

9. Jika sudah selesai, maka kita bisa mem-Preview hasil kerja kita dengan mengklik Preview

 Sehingga hasilnya seperti ini

10. langkah terakhir adalah menyimpannya. Klik Publish sehingga muncul seperti gambar, beri nama sesuai yang kita inginkan. Kemudian klik tombol Publish pada kotak dialognya.

11. Hasil kerja kita bisa kita cari di My Document -> Folder Quizzes-> Quiz (nama file kita). Format file kita berupa swf, membukanya dengan menggunakan GOM Player atau Flash Flayer, atau SWF Player.

Download GOM player di sini
12. Jika kita tidak punya, maka kita bisa membuka hasil kerja kita tadi di browser kita. Caranya adalah klik file Index di tempat yang sama hasil kerja kita tadi. Klik kanan lalu open with kemudian pilih browser default kita. Catatan, browser kita minimal sudah ter-install flash player


Demikian tutorial Quiz Maker kali ini, Selamat Mencoba !!! By Urang Kutai Loleng


Jumat, 14 Juli 2017

Beonjon Tradisi Tempo Dulu saat Menidurkan Anak

Bayi yang  dionjon

Seorang ibu dengan segala kelembutan yang ia miliki ternyata memiliki tugas yang sangat berat terhadap suami maupun anaknya. Tatkala sang suami berangkat meninggalkan rumah, maka tugas sang istrilah untuk menjaga harta dan anak sang suami. Dari memasak, membersihkan rumah hingga harus memastikan keadaan sang anak dalam keadaan yang baik. Semakin bertambah majunya kehidupan saat ini para ibupun memiliki tugas yang semakin berat, terutama saat menjaga perilaku dan akhlaq sang anak. Kita masih ingat ketika masa kanak-kanak dulu, saat kita sedang asik bermain, namun tiba-tiba ada ibu kita menyuruh pulang untuk tidur siang. Walaupun kita pulang dengan terpaksa, toh Ibu sudah berhasil secara tidak langsung mendidik kita agar patuh pada perintahnya. Kini yang menjadi masalah terbesar seorang ibu adalah, saat bayi atau balitanya yang susah diajak kompromi. Masa kini banyak bayi atau balita yang sudah dicekoki dengan berbagai macam gadget, sehingga Ibu menjadi khawatir akan tumbuh kembang buah hatinya tersebut. Apalagi saat jam tidur buat si anak sudah tiba. Sangat susah disuruh tidur tatkala mereka asik dengan kegiatannya.

Anak manakkan sadengan tidur dionjon
Secara Masyarakat Kalimantan memiliki metode tersendiri saat ingin menidurkan anaknya. Masyarakat suku Kutai khususnya, dengan kearifan lokalnya memiliki solusi dalam hal ini. Sejak berabad-abad lalu tatkala ingin menidurkan si buah hati, para ibu suku Kutai menidurkan anaknya dengan cara Dionjon (kata bendanya Beonjon).

Beonjon berasal dari kata onjon, yang memiliki arti menidurkan anak dengan cara mendudukkannya di dalam ayun dengan menopangnya dengan mengikatkan kain. Adapun cara mengikatnya memiliki teknik tertentu. Kain dililitkan di sekitar dagu anak sampai di bagian belakang anak, termasuk bagian belakang kepala, punggung hingga pinggang. Mengikatnya dengan memperhatikan kadaan anak agar tidak tercekik.

Di dalam bahasa Kutai kata Onjon memiliki struktur kata sebagai berikut :
Kata dasarnya adalah Onjon , memiliki turunan kata Beonjon, Onjonan menandakan kata keterengan berupa benda atau sifat. Sedangkan Ngonjon, dionjon merupakan kata kerjanya, khusus kata Onjon (dengan intonasi sedikit naik dalam melafalkannya) menunjukkan kata kerja perintah.

Anak yang tidurnya dionjon akan mendapatkan kualitas tidur yang baik. Beonjon juga bisa membuat anak rewel menjadi tenang dan mudah ditidurkan. Kalian pernah dionjon ? Apakah kalian bisa Ngonjon ?

Amun ngkanak tidurkan beonjon, nyaman hak demmek betapassan kan jerrang. Agi muden nyawa ittu krassan ngasoh adi nyawa ye dionjon. Tukang umbes buweknya, tukang hapus buritnya kutnya kattap nyamok. Semoga bermanfaat. Salam Urang Kutai Loleng,  


Selasa, 21 Maret 2017

Menyikapi Ungkapan "Sepu" "Sempang" "Sengkut" "Teus"


Bagi Kamu yang bertempat tinggal di daerah Kota Bangun dan sekitarnya pasti pernah mendengar ungkapan-ungkapan seperti "Sengkut" , "Sepu", "Sempang" , "Teus", "Teggus" dan lain-lain. Huruf 'e' yang terdapat pada Ungkapan tersebut dibaca sama dengan huruf 'e' pada kata 'Kenapa'.

Kamu juga biasanya(kebanyakan) mengungkapkan ungkapan tersebut diselingi dengan lelucon bahkan sindiran bahwa ungkapan tersebut berasal dari daerah atau kampung tertentu. Padahal jika kita arif dan bijaksana dalam menyikapi hal ini, tak patut rasanya kita bernada mengejek salah satu dialek dari Bahasa Kutai ini. Padahal ini merupakan salah satu kekayaan dari Bahasa dan Budaya Kutai itu sendiri, bahkan bisa jadi karena kekurangan pengetahuan kita akan Kayanya Bahasa Kutai, makanya kita menjadi apatis dengan dengan fenomena ini. Sebagai orang Kutai, seharusnya kita melestarikan dialek seperti ini, juga berusaha mempelajari kembali dialek Muhuran seperti, "Nde Ku nelek Burung Tarabeng".

Benang merah permasalahan ini adalah apa sih makna dari "Sengkut" , "Sepu", "Sempang" , "Teus", "Teggus" itu ? Yuk Etam Behas sama-sama.

Jika menilik lebih dalam ungkapan-ungkapan keren di atas bisa kita bagi menjadi beberapa bagian berdasarkan jenis katanya, Kata Kerja , Kata Benda dan Kata Sifat.
1. Kata Kerja, "Sepu" ungkapan ini memiliki makna yang sama dengan kata kerja, "Besapu" dengan imbuhan 'Be' yang memiliki arti 'Menyapu'. Kata 'Sepu' berganti dengan 'besapu' pada dialek tertentu boleh 'besepu'.
2. Kata Benda, "Sapu" bisa menjadi kata kerja jika (biasanya) huruf  pertama dari kata benda lebih ditekan (intonasi) saat mengucapkan. Dari kata 'sapu' menjadi 'Ssapu" contoh pada kalimat, "Ssapukan ge rotok ngia!", biasanya menjadi kata kerja perintah. Perubahan kata ini juga biasanya diimbuhi -kan di akhir kata. 
3. Kata Sifat, "Sengkut", "Sempang" "Teus" dan "Teggus". Kata sifat ini biasanya bisa memiliki makna yang sama dengan kata dasar yang berimbuhan 'be' dan 'ta' atau bahkan kata tersebut berdiri sendiri. Contoh kata "Teus" memiliki arti yang sama dengan "Betaus", "Sengkut" memiliki makna yang sama dengan "Tasangkut",  "Sempang" memiliki makna yang sama dengan "Tasampang", contoh kata yang beridiri sendiri adalah "Teggus".

FYI : imbuhan 'Be' memiliki makna yang berbeda lho saat penggunaannya. Ada yang bisa menyebutkan apa itu ??? Silahkan kirimkan jawaban Anda ke wall/Time Line Fans Page Facebook: Urang Kutai Loleng. Akan ada hadiah Pulsa untuk 2 orang yang beruntung, masing-masing Rp. 5000. Dellit hak !